Translate This !

Tuesday, March 11, 2014

GUNUNGAPI KELUD : Kejutan di Hari Kasih Sayang

Apa yang kita ingat pada setiap tanggal 14 Februari? yap ! hari kasih sayang..Tanggal tersebut merupakan tanggal istimewa bagi pasangan muda mudi yang merayakannya. Namun ada yang lebih istimewa terjadi pada tanggal 14 Februari 2014 silam. Apakah itu ?

Foto : View puncak G. Kelud dari arah Kecamatan Garum, Kab. Blitar (Dok: Munawaroh, 2014)


Kamis malam (13/2/14), sekitar pukul 22.30an menjelang hari kasih sayang, G. Kelud menunjukkan tajinya sebagai gunungapi strato yang kharismatik di Pulau Jawa. G. Kelud meletus, menyemburkan kolom piroklastik menjulang ke udara dan mencapai ketinggian 17 Km (PVMBG). Dampak letusan tersebut tidak hanya dirasakan oleh penduduk sekitar kelud (Malang, Kediri, dan Blitar) tetapi juga dirasakan hampir di seluruh pulau jawa. Yap, hujan abu! Mungkin, menurut sebagian orang, hujan abu ini memberikan dampak buruk, seperti terganggunya lalu lintas darat maupun udara, bikin sesak nafas, jarak pandang terbatas dan lain-lain. Tetapi menurut saya, G. Kelud tengah merayakan hari kasih sayang juga. Mengapa? Hujan abu yang merata hampir ke seluruh pulau Jawa (bahkan ada yang bilang sampai Lampung, Bali dan NTB) menunjukkan bahwa G. Kelud sedang membagi-bagi kan kasih sayangnya berupa abu vulkanik yang dapat menyuburkan tanah (tidak dalam waktu singkat)
Foto : Hujan abu letusan G. Kelud di Yogyakarta  yang berjarak +/- 300Km dari G. Kelud, ketebalan abu mencapai 1-2 cm (Dok: Siti Puji Lestari, 2014)

Menurut teman-teman saya di Jogja, hujan abu akibat letusan G.Kelud lebih parah dari pada letusan G. Merapi tahun 2010 silam. Hujan abu yang dirasakan lebih tebal dan lebih menggaggu aktifitas dibandingkan hujan abu dari letusan G. Merapi.




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...