Translate This !

Friday, February 25, 2011

TwinSat si PERAMAL GEMPA

Gempa Selandia Baru, 2011
Bencana gempa bumi tak akan berhenti selagi bumi masih berputar. Oleh karena itu, kita yang tinggal di kerak bumi yang dinamis harus senantiasa siap siaga menghadapi ancaman gempa bumi yang bisa datang kapan saja. Telah banyak usaha yang dilakukan oleh manusia untuk "mengakali" gempa agar dampak kerugiannya bisa diminimalisir. Salah satu caranya adalah dengan membuat satelit "peramal gempa".

Baru-baru ini dua satelit eksperimen telah diluncurkan untuk mengidentifikasi tanda-tanda peringatan natural akan adanya gempa dan akan memprediksi terjadinya gempa. Kedua satelit bernama TwinSat tersebut akan mendeteksi gelombang elektromagnetik di atmosfer. Gelombang ini muncul karena adanya tekanan di Bumi yang mengubah daya tarik bumi. Artinya, dalam waktu dekat akan terjadi getaran. Gelombang seperti ini terdeteksi beberapa hari sebelum gempa di Haiti tahun lalu. Meskipun demikian, gelombang baru dianalisis kemudian.

Para ilmuwan yakin kalau mereka bisa mengetahui gelombang elektromagnetik yang tepat, mereka bisa menggunakannya untuk memprediksi lokasi dan waktu gempa.

Kedua satelit TwinSat memonitor zona aktivitas seismik, seperti Islandia dan bagian timur Rusia. Jika satelit ini berfungsi, jumlah satelit bisa ditambah untuk memonitor seluruh Bumi.

Satelit TwinSat tersebut yang merupakan hasil kerja sama para peneliti dari Inggris dan Rusia akan mengorbit dengan jarak beberapa ratus mil antarkeduanya. Satu satelit seukuran televisi tabung sedangkan lainnya sebesar kotak sepatu. Kedua satelit akan diluncurkan 2015

Sumber : NGI Online
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...