Translate This !

Thursday, March 24, 2011

KARAT vs NUKLIR

Nuklir
Limbah nuklir yang berupa radio aktif keberadaannya sangat membahayakan kehidupan baik untuk manusia maupun untuk hewan dan tumbuhan. Bahaya dari limbah radio aktif ini diantaranya dapat menyebabkan gangguan kesehatan dari mulai rasa pusing hingga kematian, dan yang lebih membahayakan adalah mutasi genetik yang bisa membuat generasi penerus kita menjadi cacat. 

Limbah nuklir sebenarnya bisa diatasi dengan menggunakan karat hijau dari beton bertulang. Hal ini dibuktikan oleh para ilmuwan menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mencegah pembentukan karat hijau pada beton bertulang karena dianggap masalah. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa karat hijau tersebut bisa berguna untuk mengatasi limbah nuklir.
Karat Hijau yang biasanya menempel di beton
Karat hijau adalah lumpur mengandung besi yang belum sepenuhnya berkarat. Karat hijau memiliki defisit elektron sehingga sangat mudah bereaksi dengan substansi lainnya termasuk polutan umum. Bo Christiansen dari Universitas Copenhagen mengatakan, karat hijau dengan sifatnya bisa membantu mengungkung limbah neptunium, produk samping dari reaktor uranium yang memiliki paruh waktu lebih dari 2 juta tahun.

Dalam penelitiannya, limbah tersebut diletakkan dalam saluran berbahan besi dan tembaga yang diletakkan dalam air. Permukaan saluran tersebut dilapisi karat hijau untuk memastikan limbah tak bocor ke air di luar ketika kontainer rusak.

Penelitian Christiansen mengungkap bahwa karat hijau tersebut mampu mengisolasi neptunium di fasilitas Swedish Nuclear Fuel and Waste Management di Okskarshamn di pantai timur Swedia dan Karlsruhe Institute of Technology di Jerman. "Hasil studi kami menunjukkan bahwa pengungkungan limbah radioaktif bisa dibuat menjadi lebih aman jika pengungkungnya diletakkan di tempat di mana karat hijau bisa terbentuk," kata Christiansen.

Ia menjelaskan, karat hijau tidak cepat membersihkan polutan jika polusi terjadi. Namun, percobaannyamenunjukkan bahwa alam bisa membersihkan dirinya sendiri. Bahkan jika polusi melibatkan bahan seserius neptunium.

Hasil penelitian Christiansen dipublikasikan dalam jurnal Geochimica et Cosmochimica Acta bulan ini. Sekedar diketahui, neptunium bisa mengancam kesehatan dalam jangka waktu jutaan tahun lamanya.

Dari penemuan diatas, maka kita bisa menyimpulkan bahwa sesuatu yang sangat berharga itu terkadang berasal dari apa yang kita abaikan atau kita anggap tidak berguna. Namun, bagi orang yang berfikir maka hal hal yang kita abaikan dan kita anggap tidak berguna bisa menjadi sesuatu hal yang sangat berguna bagi kehidupan :)


Sumber : 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...