The instrument for measuring rainfall is called a rain gauge. A rain gauge measures the volume of water that falls onto a horizontal surface delineated by the rain gauge rim. The volume is converted into a rainfall depth through division by the rain gauge surface area. The design of a rain gauge is
Translate This !
Showing posts with label Hydrometeorology. Show all posts
Showing posts with label Hydrometeorology. Show all posts
Tuesday, February 1, 2011
Rainfall Measurement
Label:
hidrometeorologi,
hujan,
Hydrometeorology,
presipitasi,
Rain
Friday, January 28, 2011
RAIN WATER HARVESTING AND ARTIFICIAL RECHARGE TO GROUND WATER
WHAT IS RAIN WATER HARVESTING ?
The principle of collecting and using precipitation from a catchment surface. An old technology is gaining popularity in a new way. Rain water harvesting is enjoying a renaissance of sorts in the world, but it traces its history to biblical times. Extensive rain water harvesting apparatus existed 4000 years ago in the Palestine and Greece. In ancient Rome, residences were built with individual cisterns and paved courtyards to capture rain water to augment water from city's aqueducts. As early as the third millennium BC, farming communities in Baluchistan impounded rain water and used it for irrigation dames, build of stone rubble, were found in Baluchistan and Kutch in Gujarat in India.
ARTIFICIAL RECHARGE TO GROUND WATER
Artificial recharge to ground water is a process by which the ground water reservoir is augmented at a rate exceeding that obtaining under natural conditions of replenishment. Any man-made scheme or facility that adds water to an aquifer may be considered to be an artificial recharge system.
Label:
Air,
Groundwater,
hidrologi,
hidrometeorologi,
hujan,
Hydrology,
Hydrometeorology,
Rain,
water
Thursday, January 13, 2011
PROBABLE MAXIMUM PRECIPITATION (PMP)
Curah hujan merupakan salah satu unsur iklim yang sangat penting dan merupakan bagian dari daur hidrologi yang tidak terpisahkan ( Asdak, 2007). Hujan adalah komponen masukan penting dalam proses hidrologi yang memiliki karakteristik seperti antaranya adalah intensitas, durasi, kedalaman, dan frekuensi. (Suroso, 2004). Karakteristik hujan tersebut mempunyai sifat yang sangat fundamental untuk berbagai keperluan perencanaan ataupun pekerjaan-pekerjaan yang terkait dengan hidrologi seperti erosi tanah, banjir, irigasi, kekeringan dan ketersediaan air. (Asdak, 2007).
Wednesday, January 12, 2011
HUJAN ASAM (ACID RAIN)
Salah satu parameter yang menentukan baik buruknya kualitas air adalah pH. (American Ground Water Trust, 2003). Secara ilmiah, pH sendiri diartikan sebagai banyak sedikitnya kandungan ion H+ dalam suatu benda, baik itu cairan maupun padat. Kadar pH memiliki rentangan dari 0 (asam kuat) sampai 14 (basa kuat) dengan 7 adalah harga tengah mewakili air murni (netral). (www.chem-is-try.org).
Label:
Air,
climatology,
hidrometeorologi,
hujan,
Hydrometeorology,
klimatologi,
News,
water
Sunday, December 12, 2010
Klasifikasi Iklim
Beberapa sistem klasifikasi iklim yang sampai sekarang masih digunakan dan pernah digunakan di Indonesia antara lain adalah:
a. Sistem Klasifikasi Koppen
Koppen membuat klasifikasi iklim berdasarkan perbedaan temperatur dan curah hujan. Koppen memperkenalkan lima kelompok utama iklim di muka bumi yang didasarkan kepada lima prinsip kelompok nabati (vegetasi). Kelima kelompok iklim ini dilambangkan dengan lima huruf besar dimana tipe iklim A adalah tipe iklim hujan tropik (tropical rainy climates), iklim B adalah tipe iklim kering (dry climates), iklim C adalah tipe iklim hujan suhu sedang (warm temperate rainy climates), iklim D adalah tipe iklim hutan bersalju dingin (cold snowy forest climates) dan iklim E adalah tipe iklim kutub (polar climates) (Safi’i, 1995).
Saturday, November 20, 2010
HUJAN WILAYAH
Curah hujan merupakan salah satu unsur iklim yang cukup penting dan merupakan bagian dari daur hidrologi yang tidak terpisahkan. Distribusi hujan akan berbeda-beda menurut ruang dan waktu sebagai akibat dari pengaruh faktor cuaca lainnya seperti suhu, angin, radiasi surya dan kelembaban serta kondisi topografi. Selanjutnya juga akan berpengaruh atau menentukan jumlah peredaran air di bumi dalam siklus hidrologi.
Alat Alat Meteorologis
Dalam pengukuran unsur unsur meteorologis diperlukan berbagai instrumen pendukung untuk merekam data. Adapun alat-alat tersebut diantaranya :
1. Campbell Stokes
Fungsi : Merupakan alat untuk mencatat lama penyinaran matahari.
1. Campbell Stokes
Fungsi : Merupakan alat untuk mencatat lama penyinaran matahari.
G.1. Campbell Stokes
Bagian-bagian alat : Bola gelas, lensa cembung mengumpulkan sinar matahari ke suatu titik api; tempat menyisipkan kertas pias; pengatur kertas pias; penunjuk yang menyatakan lintang pada waktu alat di setel; tiga buah sekrup menyetel kedudukan horisontal.
Subscribe to:
Posts (Atom)



