 |
| Snail (Sumber : NGI Online) |
Siput, hewan yang lambat, berlendir dan bahkan terkadang menjijikan ini ternyata bisa jadi sangat bermanfaat buat lingkungan. Perusahaan air di St. Petersburg, Rusia, menggunakan enam siput sebesar tikus untuk memonitor emisi yang dihasilkan oleh tempat pembakaran limbah.
Kesehatan siput dipantau. Kondisi siput yang menurun menandai kalau adanya residu berbahaya yang dihasilkan oleh limbah. "Mereka adalah kontrol ketat kami. Sekarang kami memperhatikan siput sepanjang waktu," kata Olga Rublevskaya, direktur perusahaan pembuangan air di Vodokanal.